Suspect Covid

 Apa yang akan anda lakukan ketika anda dinyatakan POSITIF Covid-19? Apakah anda akan marah kepada orang lain atau menerimanya dengan penuh keihlasan hati. Sebab penyakit menular ini sampai saat ini belum ada obatnya. Obatnya hanya IKHLAS, dan berikhtiar untuk sembuh dengan banyak makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan tidak stres. Selalu gembira setiap hari, dan mengisi hari-hari dengan kegiatan positif. dengan mengaji setiap hari dan melupakan penyakit dengan cara mengaji dan membaca tulisan tulisan afirmasi


Hari Rabu Pada tanggal 25 November 2020, pukul 10 .00 WITA, tepat HGN dan HUT PGRI ke 75 saya dan suami masuk IGD RS Anuta Pura Palu karena panas demam dan batuk batuk dan sangat lemas hasil rapid sore jam 17.00 untuk Rapid test SARS COV-2. BETAPA TERKEJUTNYA SAYA, karena hasilnya IgG dan IgM REAKTIF, lanjut saya dan suami dipindah ke kamar antrian di teras UGD RS Anuta Palu yang hanya di sekat dengan sampiran plastik. Lagipula hari itu membuat saya tambah panik dan gelisah karena salah satu assesor dari BAN Propinsi menyampaikan SMPN 16 Palu akan divisitasi tgl 25- 26 November....Ya Allah gmn ini saya masih lemas sekali belum kuat untuk bicara pun sangat lemah, letih ,lesu, untungnya saya tidak sesak nafas kecuali suami dipasang 02....sehari semalam di UGD itu tanpa dilayani makan,karena mungkin dicurigai terpapar covid19, lanjut malam hari  dironseng dan rekam jantung atau di EKG. Setelah itu disampaikan perawat kepada kami bahwa kami akan dirujuk ke RS. Madani RS tempat merawat pasien yg terpapar covid,mendengar hal itu saya panik namun suami menyampaikan tenang dan nikmati saja.Keesokan harinya pasien lain sudah diantarkan makanan untuk sarapan pagi  kami tidak dilayani....saat itu anaku Dania pergi menanyakan ke Admision.....' apakah pasien UGD tidak diberi makan? Petugas Admision menyampaikan ke instalasi gizi bahwa ada pasien sudah sehari semalam tak mendapat jatah makan...tak lama dari kami diantarkan makanan......yg membuat kesal lagi dari dilaporin ke perawat kalau infus ditangan saya tidak jalan dari tadi malam tidak dihirau oleh mereka....seperti mau berteriak saya saat itu.....tapi suami selalu mengingatkan sabar dek....itu ujian buat kamu.waktu terus berlalu dan tepat pukul 17.00 WITA kami dijemput mobil ambulance dari Madani.....dan dua anak saya Dania dan Ahmad tidak boleh ikut bersama kami di Ambulance itu( oto wiu wiu) , betapa mengerikan bagi saya menumpangi mobil itu apalagi Bunyi sirenenya tak putus putus...nanti berhenti setelah didepan UGD covid RS. Madani Di sana diterima oleh perawat UGD yang sangat ramah dan santun melayani...sambil ngobrol perawat menyampaikan mam Nini Saya mahasiswanya mam di Poltekkes selesai 2016...yang satu menyampaikan kalau saya mhsnya mam di STIKIJ.....menyampaikan sabar dan semangat mam Niniku untuk bbrp hari ini kami rawat dulu disini Insya Allah hasil swabnya negatif.....mendengar perawat yg melayani di UGD mengaku adalah mahasiswa saya terbersit rasa bangga dan bahagia Indahnya duniaku ini yang merawat adalah anak anakq ( mahasiswaku).........setelah  periksa tes darah, suhu badan dan EKG diantar lagi keruang perawatan Jambu......hari itu terakhir melihat lambaian tangan Dania dan Ahmad disampaikan apapun yg masuk keruang jambu tidak boleh lagi keluar......setelah turun dari Ambulance memasuki ruang Jambu tertulis Ruang Perawatan Pasien Covid....Ya Allah ....Astagafirullahaadziim  berarti saya dan suami ini pasien covid ya.....Ya Allah jauhkan kami dari virus ciptaanMU ini Ya Allah.Masuk Ruang Perawatan Jambu dituntun oleh perawat yang ternyata dia adalah Ayu mhs Poltekkes Kemenkes yang juga selesai tahun 2016.....Masya Allah Alhamdulillah....Kau pertemukan aku dengan perawatku mahasiswaku..anak- anakq.....yang juga menjadi penyemangatku dalam masa karantina ini.

Hari Jumat, 27 Nov 2020 dilakukan SWAB pertama....dan Hari Sabtu dilakukan SWAB kedua....saat ada dokter visit sy tanya mengapa belum ada hasil swab pertama sudah swab lagi yang kedua....kata dokter kami melakukan swab 2 hari berturut turut untuk menghindari Humam error dan dua kali swab ini adalah tahapan observasi nanti 10 hari berikutnya ibu di swab lagi untuk tahapan evaluasi manakala hasilnya negatif ibu boleh pulang kerumah dan isolasi mandiri lagi dirumah selama satu minggu dan manakala hasilnya positif ibu akan dipindahkan di ruang perawatan zona merah ruang perawatan pasien setelah diagnosa positif terpapar Corona virus 19... saat ini ibu diruang perawatan zona kuning pasien yg suspect covid.....Ya Allah 10 hari......lama nian rasanya..... Suami (Aby)menyampaikan lagi ' sudahlah kita ikuti dan nikmati saja tahapan tahapan ini. 

Hari ini adalah hari ke 5 dirumah sakit sy menanyakan ke dokter apakah hasil swab kemarin sudah ada? Belum ada ibu biasanya keluar hasilnya 5 - 14 hari baru keluar karena hanya labkesda satu satunya tempat periksaan sampel dari seluruh penjuru Rumah Sakit di Propinsi Sulteng....tetapi kalau ada sahabat atau keluarga ibu atau bapak yg bisa menghubungi personil labkesda mungkin bisa cepat......saat itu kepala ,pikiran, perasaan dan ingatan mulai menelusuri siapa ya yang bisa dihubungi....dan teringat saya pada seorang sahabat yg saat ini menjabat Wadir 3 Poltekkes Kemenkes Palu ,lalu saya menyampaikan hal tersebut dan beliau langsung menghubungi pimpinan labkesda jawabannya InSyaa Allah besok di cari nomor sampel kami. teman, sahabat dan saudaraku sesurga mohon doanya InSha Allah hasilnya negatif..

Terima kasih yang tak terhingga kepada sahabatku Nirmawati telah mengirim doa, buah dan susu beruang Siti Aisyah telah mengirim buah dan madu, Nurliah Nurdin telah menyarankan minum air kelapa muda + 1 sendok garam + satu bh perasan jeruk nipis + madu 2 sendok, dindaq Ida ( Aneka Ilmu) yang telah mengirimkan buah dan sanitizer semprot, saudaraku Ma'ruf Husain bersama istri telah menelepon memberi dukungan untuk selalu sabar dan bermunajat, dindaku jauh2 dari Yogyakarta DR. Moh.Nasir Daimaroto...memberi dukungan menyampaikan sabar ka Nini, semangat dan ikuti semua tahapan perawatan itu....adindaq Uni Adam yg selalu memberi mengirim WA penuh dgn guyonan untuk menghibur dan memberi semangat pada saya dan abi.....teristimewa adikku Taufik Lanase setiap hari mencarikan dan mengirimkan air kelapa muda + jeruk+ garam+ madu juga pada anakku Dania, Ahmad yg setia menjadi kurir....terlebih kk Lin telah mengirimkan makanan kesukaan sayur kelor dan palumara ananda Rahma mengirim makanan favorite pisang Dano rebus dan peco sedikit agak pedis n narasa...juga kakak Iparku (Mariati) yang telah mengantarkan logistik kerumah kedondong ...kk Ipar jauh dari Malaysia telah memberi dukungan serta ponakanku yang jauh dari Sabah Malaysia hampir setia hari menanyakan keadaan kami  memberi semangat ananda Hijrah setiap pagi menanyakan keadaan dan memberi afirmasi , Lulu memantau dari Riau tanpa comment Zen dari Morowali, Syahreza dan Kautsar telah menjaga dan menunggui kami di Anuta Pura. Adikq Aristan dan Erisna  serta Papa Agas telah memberi dukungan untuk selalu semangat....Kkq/omku Azhar Dg.Mawasa, Omku Alirzan Mahajudo,kk Aty Y Lariau, Ananda Fika, Waly, Hadra, teman2 alumni SPG Muhammadiyah, Alumni Pebris Unismuh  Palu,Ibu ibu Aisyiyah  yang  telah memanjatkan doa untuk  kesembuhan kami Terima kasih semuanya. In sha Allah doa kalian di ijabah Allah swt


Lanjut tgl 26 November menerima kabar bahwa visitasi akan dilanjutkan....saya merasa sudah fit saya coba mengikuti visitasi daring dari Rumah Sakit dan saya sangat mengapresiasi teman2 di sekolah Ibu Kartika, ibu Citra Dewi, Ibu Mulsrifah, Ibu Muliani, Ibu Hj. Nursila, Ibu Isram Pa Munzir , Bapak oprator handalq Bapak Zulkifli, Bu Nurintan, Bapak Sudirman, bu Ariana , Bu Berna dll yg atas kerjasama dan kekompakan dalam pelaksanaan visitasi daring InSha Allah hasilnya seperti yang diharapkan YANG TERBAIK🤲🤲🤲🤲Semoga tulisan ini bisa dibaca anak cucu sebelum ajal menjemput. Pesan omjay, menulislah buku sebelum mati.

Ya Allah,  Sang Halik Penguasa Alam Kehidupan.

Angkatlah penyakit yang menimpa diriku dan abi ( suami) 

Kuatkan iman dan imun serta aman kan kami

Berikan semangat dan kekuatan.

Limpahkan keceriaan dan kebahagiaan.

Karuniakan hidayah dan petunjukMu.

Berkahi keinginan dan doa terbaik kami dalam kesembuhan penyakit.

Ya Allah,  izinkan kami bahagia dengan nikmat sehat yang Engkau berikan.

Hilangkan kesusahan dan gantikan keceriaan.

Berikan kesabaran dalam ujianMu.

Aamiin Ya Rabb.

Komentar

Posting Komentar